Mantan Kepala Intelijen Arab Saudi, Turki Al-Faisal.

Riyadh,LiputanIslam.com—Mantan Kepala Intelejen Saudi, Turki Al-Faisal, akhir pekan ini mengungkapkan bahwa hubungan rahasia antara Israel dan sejumlah negara Teluk sudah ada sejak 25 tahun lalu.

Menurut surat kabar Qatar Al-Arab, Al-Faisal diwawancarai oleh jurnalis Israel Barak Ravid, yang mengklaim telah melakukan wawancara dengan 20 pejabat Teluk terkemuka tentang hubungan rahasia mereka dengan Israel. Namun, banyak dari orang-orang ini hanya mau berbicara dengan syarat off the record.

Ravid mengatakan bahwa Al-Faisal – yang telah berbicara beberapa kali dengan media Israel dan mengkritik perlawanan Palestina – setuju untuk berbicara dengan sebuah program yang disebut “Rahasia Teluk”, yang mengeksplorasi hubungan rahasia antara Israel, Arab Saudi, Bahrain dan Qatar .

TV Israel hanya menyiarkan dua menit hasil wawancara, yang rencananya akan ditayangkan sepenuhnya sebagai serial. Dalam serial ini, Ravid mengklaim akan mengungkapkan informasi tentang “hubungan ekonomi, politik dan militer” antara Israel, Arab Saudi, Bahrain dan Uni Emirat Arab (UEA). Dia menambahkan bahwa sebagian besar warga Israel tidak tahu tentang hubungan ini, karena mereka dijalankan oleh Kementerian Luar Negeri Israel, bersama dengan badan intelijen nasional Israel Mossad.

Selama serangan Israel di Gaza pada 2014, Al-Faisal – yang merupakan anggota keluarga kerajaan Saudi – mengatakan bahwa ia akan menyambut orang-orang Israel di rumahnya. Ini bukan pertama kalinya dia membuat saran seperti itu, setelah pernah menulis artikel untuk surat kabar Hebron, – ia pun memberi tahu orang-orang Israel: “Saya menyambut Anda di rumah saya di [ibukota Saudi] Riyadh.”(fd/Memo)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*