LiputanIslam.com – Pada Minggu (7/7) pukul 22:08:39 WIB, Maluku Utara diguncang gempa berkekuatan magnitudo 7,0. Gempa tersebut termasuk ke dalam gempa dangkal.

Pusat gempa berada di koordinat 0.51LU,126.18BT dengan kedalaman 10 km.

Gempa tersebut hiposentrumnya berada kurang dari 60 km dari permukaan bumi. Gempa tersebut diakibatkan oleh deformasi kerak bumi di lempeng Laut Maluku dan memiliki mekanisme sesar naik (thrust fault) akibat adanya tekanan  lempeng mikro Halmahera ke arah barat, dan tekanan lempeng mikro Sangihe ke arah timur. Akibatnya, lempeng Laut Maluku terjepit hingga membentuk subduksi ganda ke bawah Halmahera dan ke bawah Sangihe.

Baca juga: Minggu Dini Hari, Gempa Guncang Sultra dan NTT

Sebelumnya, BMKG menyatakan bahwa gempa tersebut berpotensi tsunami untuk daerah Sulawesi Utara dan Maluku Utara namun kemudian mencabut peringatan dini tsunami tersebut pada pukul 00.09 WIB tanggal 8 Juli 2019.

Kini warga tetap diminta tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak bertanggung jawab. (Ay/Antara/Tribunnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*