Washington, LiputanIslam.com–Majalah Time baru-baru ini menobatkan Jamal Khashoggi, jurnalis yang dibunuh di kantor kansulat Arab Saudi pada Oktober lalu, sebagai “Person of the Year” 2018.

Pengumuman TIME Person of the Year 2018 ini disampaikan dalam tayangan program Today Show pada televisi AS, NBS pada Selasa (11/12) pagi waktu setempat.

Majalah ini memilik empat jurnalis termasuk Khashoggi dan satu media yang dianggap paling berpengaruh  selama setahun terakhir, dan menjuluki mereka ‘The Guardians and the War on Truth‘.

Menurut Time, Khashoggi merupakan sosok yang “berani menolak pemerintah negaranya,” dan bahwa “dia memberitahu dunia fakta tentang kebrutalan [pemerintah Saudi] terhadap mereka yang berani angkat berbicara. Dan dia dibunuh karena itu. ”

Khashoggi merupakan seorang kritikus Pangeran Saudi Mohammed bin Salman dan seorang kolumnis Washington Post. Ia menghilang pada 2 Oktober lalu ketika mengunjungi konsulat Saudi di Istanbul. Pemerintah Saudi awalnya mengklaim sang jurnalis keluar dari kantor konsulat hidup-hidup, namun beberapa minggu kemudian, mereka mengakui bahwa dia dibunuh di sana.

Pemerintah Turki menilai perintah pembunuhan Khashoggi berasal dari “kalangan elit” Saudi. Sementara badan intelijen CIA menyimpulkan bahwa Pangeran bin Salman kemungkinan memerintahkan kejahatan ini.

Selain Khashoggi, Time juga memberikan prnghargaan “Person of the Year” kepada para jurnalis yang tewas dalam penembakan massal di Capital Gazette, Maryland, pada bulan Juni lalu, 2 wartawan Reuters yang dipenjara oleh pemerintah Myanmar karena menyelidiki pembantaian Rohingya, dan jurnalis Maria Ressa yang memiliki sebuah situs berita online di Filipina.

“Dalam bentuknya yang tertinggi, ‘tokoh berpengaruh’ yang selama sembilan dekade menjadi fokus Person of the the Year Time, diukur dari keberanian. Seperti semua karunia manusia, keberanian datang pada diri kita dengan berbagai tingkatan dan di berbagai momen,” kata kepala editor majalah Time, Edward Felsenthal.

“Tahun ini kami mengakui empat wartawan dan satu organisasi berita yang telah membayar harga tinggi untuk malawan tantangan saat ini: Jamal Khashoggi, Maria Ressa, Wa Lone dan Kyaw Soe Oo, serta organisasi berita Capital Gazette of Annapolis, Md,” tambahnya. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*