Khartoum,LiputanIslam.com—Kekacauan politik yang sedang berlangsung di Sudan semakin diperkeruh dengan meninggalnya lima orang demonstran setelah terkena peluru panas penembak jitu.

Menurut keterangan komite dokter setempat, para korban meninggal setelah terkena peluru dari penembak jitu di tengah berlangsungnya aksi demonstrasi damai di ibukota provinsi Kurdufan pada Senin (29/7).

Di antara lima korban tersebut, empat di antaranya adalah pelajar. Asosiasi Profesional Sudan (SPA) secara terpisah mengatakan bahwa serangan itu dilakukan saat para pelajar itu tengah mengadakan rapat umum.

“Kami meminta seluruh warga dan petugas medis untuk pergi ke ruang gawat darurat RS Al-Obeid dan rumah sakit lainnya yang menampung korban tembakan pada acara eksi pelajar sekolah,” tulis SPA melalui halaman facebooknya.

Sudah telah dilanda aksi demonstrasi sejak beberapa bulan terakhir. Sejak digulingkannya rezim Omar Al-Bashir, pare pemimpin militer Sudan membentuk Dewan Transisi Militer (TMC) yang bertugas untuk mengemban urusan negara.

Namun, pada jenderal TMC justru melanggengkan kekuasaannya dan melawan aksi protes rakyat Sudan yang menginginkan agar negara itu dipimpin oleh sipil. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*