Sumber: wartakota.tribunnews.com

Palangka Raya, LiputanIslam.com– Suku Dayak memiliki kekayaan seni budaya serta kearifan lokal yang tinggi. Staf Analisis Potensi Wisata pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Tengah (Kalteng), Gauri mengatakan bahwa suku Dayak khususnya Dayak Ngaju memiliki tradisi unik dalam pernikahan, yakni yang disebut dengan Lawang Sakepeng.

“Tradisi maupun ritual telah menjadi  adat-istiadat yang hidup di dalam  suku Dayak sekaligus merupakan unsur terpenting, akar identitas bagi masyarakat Dayak itu sendiri,” katanya di Palangka Raya, Kalteng, pada Sabtu (29/6).

Lawang Sakepeng adalah sebuah atraksi silat dari suku Dayak yang digelar pada acara pernikahan. Lawang artinya pintu atau gapura, sedangkan sakepeng berarti satu keping. Lawang Sakepeng  dulunya sering diperagakan pada upacara adat baik untuk menyambut tamu maupun acara pernikahan.

Baca: Gus Mus: Banyak yang Mengira Halal bi Halal Tradisi Arab

“Namun saat ini, tradisi Lawang Sakepeng ini lebih banyak dilihat pada acara adat pernikahan,” ucapnya.

“Adapun yang ditonjolkan dalam Lawang Sakepeng ini adalah atraksi bela diri saat menyambut dan menghormati tamu yang hadir dalam sebuah upacara adat,” tambah Gauri. (aw/infopublik).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*