Sumber: suaramuhammadiyah.id

Tangsel, LiputanIslam.com– Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) kembali  mengadakan kegiatan Seminar dan Pelatihan Negara Pancasila sebagai Darul ‘Ahdi  Wasy Syahadah di Aula SEAMOLEC, Universitas  Terbuka Pondok Cabe, Tangerang Selatan (Tangsel). Kegiatan ini sebagai menanamkan nilai-nilai Pancasila.

Seperti dilansir suaramuhammadiyah.id, pada Senin (15/7), Wakil Ketua Majelis Pustaka Informasi PP Muhammadiyah, Edy Kuscahyanto mengatakan bahwa saat ini harus dilakukan penguatan nilai-nilai Pancasila kembali. Apalagi belakangan ini hoaks dan ujaran kebencian semakin menguat yang dapat merusak keutuhan bangsa.

“Acara ini sangat relevan  karena beberapa tahun terakhir banyak hoax dan ujaran kebencian yang bisa merong-rong sendi-sendi kehidupan berbangsa” ucapnya.

Sementara Koordinator Program, Faozan Amar menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari MoU  antara  PP Muhammadiyah dengan Kementerian PMK dalam rangka sosialisasi keputusan Muktamar Muhammadiyah ke-47 tahun 2015, yaitu Negara Pancasila sebagai Darul ‘Ahdi Waysahadah.

Baca: Tepis Hoaks, Kemenag Tegaskan Tidak Ada Rekrut Petugas Haji

“Acara ini bagian dari menyegarkan kembali nilai-nilai Pancasila, bagaimana agar Pancasila tidak hanya jadi simbol, tetapi diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya bijak dan arif dalam bermedia sosial. Mulai dari diri kita sendiri, karena bangsa ini perlu keteladanan” ungkapnya. (aw/SM/muhammadiyah).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*