foto: liputan6.com

foto: liputan6.com

Jakarta, LiputanIslam.com–Hotman Paris Hutapea terpaksa berurusan dengan polisi. Namun kali ini, pengacara kondang ini bukan bertindak sebagai pembela klien, melainkan menjadi pelaku dalam kasus kecelakaan di KM 1+700 tol Wiyoto Wiyono arah bandara. Hotman hanya luka ringan, meski mobil Lamborghini  mewahnya ringsek. Namun Dede Sulaeman, sopir mobil boks yang bertabrakan dengan mobil Hotman, luka parah dan akhirnya tewas.

Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya AKBP Hindarsono mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.30. Menurutnya, mobil boks tersebut pecah ban. Tepat di belakangnya,  ada Lambhorgini yang dikendarai Hotman.

“Karena tidak memungkinkan akhirnya Lamborghini menabrak mobil boks hingga terguling,” kata Hindarsono, seperti dikutip Tribunnews (5/10).

Sopir mobil boks bernama Dedy Sulaeman, beralamat di Jalan H. Sucipto Rt 02 Rw 08, Belendung Tangerang. Jasad Dedy kini telah dimakamkan oleh keluarganya. Sementara itu, kernet truk yang bernama Mulyono, 33, warga Depok, mengalami luka ringan dan saat ini menjalani perawatan di RS Mitra Kemayoran.

Mobil Lamborghini warna hijau B 333 NIP milik Hotman  berharga Rp 7 Miliar, dengan spesifikasi mesin 5.200 cc dengan 10 silinder DOHC. Mobil  ini mampu menghasilkan tenaga 560 HP pada 8.000 RPM. Lamborghini adalah jenis supercar yang mubazir digunakan di jalanan Jakarta yang sempit dan macet. Apalagi, mobil ini mobil ini sangat rakus bahan bakar jenis Pertamax Plus. Namun kaum kaya Indonesia tetap berminat membelinya, meski harga jual Lamborghini di Indonesia dibanderol 2-3 kali lipat harga normal di luar negeri. (dw)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL