Abuja, LiputanIslam.com—Setidaknya satu orang demonstran meninggal dunia dan beberapa lainnya terluka akibat tembakan tentara Nigeria selama aksi protes penuntutan pembebasan ulama Muslim, Syeikh Ibrahim Zakzaky, yang telah dipenjara selama empat tahun.

Aksi demo pada Selasa (16/7) kemarin diikuti oleh puluhan pendukung ulama sekaligus pemimpin Islamic Movement in Nigeria (IMN) itu. Pasukan Nigeria dilaporkan melepaskan tembakan ke arah demonstran dan menewaskan setidaknya satu orang.

Laporan lain menambahkan terdapat dua orang menderita luka kritis di dada yang mengancam jiwa.

Tidak sampai satu pekan yang lalu, polisi Nigeria menggunakan peluru hidup dan tabung gas air mata untuk membubarkan demonstran pendukung Sheikh Zakzaky.

Sheikh Zakzaky, yang kini berusia pertengahan enam puluhan, kehilangan penglihatan kirinya ketika pasukan pemerintah Nigeria menyerbu kota Zaria lebih dari tiga tahun lalu. Istrinya juga mengalami luka serius dan lebih dari 300 pengikutnya dan tiga putranya tewas dalam kekerasan itu.

Sang ulama kini ditahan bersama istrinya dan sejumlah besar pengikutnya sejak saat itu. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*