Jakarta,LiputanIslam.com—Akibat insiden pemadaman listrik secara besar-besaran di Jabodetabek dan sekitarnya pada Minggu kemarin, Presiden Joko Widodo mengunjungi kantor pusat Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Jakarta, Senin (5/8) untuk membahas upaya pemulihan gangguan listrik yang terjadi bersama jajaran pejabat PLN.

Presiden didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

Sejumlah pejabat PLN yang turut dalam pertemuan itu antara lain Plt Direktur Utama Sripeni Inten Cahyani, serta sejumlah Direktur Regional yakni Direktur Regional JBT, Direktur Regional JBB, Direktur Regional JTBN, Direktur Regional Sum, Direktur Regional Sul, Direktur Dan2, Direktur Regional MP serta Dewan Komisaris PT PLN.

Baca: Listrik Mati Jabodetabek Akibat Gangguan Unggaran-Pemalang 500 kV

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Jokowi berharap agar pemadaman listrik serupa tidak terulang kembali. Presiden pun mempertanyakan mengapa tata kelola resiko PLN tidak bekerja sehingga berdampak pemadaman listrik besar-besaran dan sangat lama dan merugikan masyarakat.

“Saya minta tidak terulang lagi, itu saja. Cukup sekian,” kata Presiden setelah menerima penjelasan dari Plt Dirut PT PLN (Persero) Sripeni Inten Cahyani di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin.(Ay/Antara)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*