LiputanIslam.com – Sidang Mahkamah Konstitusi (MK) untuk penyelesaian hasil sengketa pilpres telah berlangsung selama 3 kali.

Dari tim ahli hukum 02 Prabowo-Sandi mengaku telah menemukan 57 ribu data invalid di website Situng KPU.

“Mungkin yang ramai pada saat tanggal 1 Mei itu. Saya menemukan 57 ribu yang saya istilahkan data invalid. Termasuk yang C1-nya tidak ada,” ungkap Soegianto di sidang lanjutan sengketa hasil pilpres di MK Jakarta Pusat, Kamis (20/6).

Baca juga: Perpanjangan Drama Pilpres?

Menurutnya, data invalid tersebut tidak ada form C1-nya.

“Saya menemukan C1-nya tidak ada sedangkan teksnya (angka perolehan suara) ada. Dan kita menemukan ribuan dari web-nya situng,” lanjut Soegianto.

Tim ahli 02 pun menyampaikan bahwa data invalid tersebut cenderung menggelembungksn suara paslon 01 Jokowi-Ma’ruf. (Ay/Kompas)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*