menlu-ri-ktt-oki-istanbulJakarta, LiputanIslam.com–Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Organisasi Kerjasama Islam (OKI) ke-13 akan dimulai hari ini (14/4) hingga besok di Istanbul, Turki. Indonesia akan diwakili oleh Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) dan didampingi Ibu Mufidah Kalla. Dalam KTT ini, delegasi Indonesia akan membawa Resolusi KTT-LB OKI dan Deklarasi Jakarta yang berisi 23 langkah konkret untuk membantu menyelamatkan Al Quds Al Sharif atau Yerusalem dari pendudukan Israel.

KTT  yang membawa tema Solidaritas dan Kebersamaan untuk Keadilan dan Perdamaian ini didahului dengan pertemuan-pertemuan persiapan yaitu Rapat Dewan Menteri-Menteri Luar Negeri dan Pertemuan Pejabat Senior.

Situs naharnet.com milik Lebanon melaporkan, dalam pertemuan para Menlu tersebut, empat negara, yaitu Lebanon, Indonesia, Iran, dan Aljazair telah menolak upaya untuk memasukkan Hizbullah sebagai kelompok teroris.

“Duta Besar Lebanon untuk Riyadh, Abdul Sater Issa, yang mewakili Lebanon di OKI telah menyatakan keberatan atas klausul tentang Hizbullah. Para wakil dari Irak, Aljazair, Iran dan Indonesia melakukan hal yang sama,” demikian dikutip naharnet.

Sementara itu, menurut situs Kementerian Luar Negeri RI, dalam pertemuan para Menlu, Menlu RI Retno L. Marsudi menekankan pentingnya persatuan dalam OKI untuk dapat menyelesaikan perbedaan dan konflik secara damai serta menghadapi berbagai tantangan terkini di Dunia Islam. Menlu RI juga tegaskan bahwa negara anggota OKI memiliki kewajiban untuk secara terus-menerus mempromosikan Islam sebagai “Rahmatan-lil-Alamin”.

Bulan lalu, Liga Arab secara resmi memasukkan Hizbullah sebagai organisasi teroris. (dw)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL