LiputanIslam.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyiapkan 20 kuasa hukum di Mahkamah Konstitusi nanti ketika menghadapi gugatan kubu 02 Prabowo-Sandi.

“Dari tim kuasa hukum kami ada 20 orang,” ungkap ketua tim hukum sengketa permohonan perselisihan hasil pemilihan umum pilpres KPU Ali Nurdin di Jakarta Sabtu (25/5).

Saat ini kuasa hukum tersebut masih berusaha untuk mengumpulkan berbagai bukti untuk ditampilkan pada sidang MK nanti. Bukti-bukti yang sedang dikumpulkan dan dirapikan adalah form C1 di tingkat TPS, PPS, PPK, sampai nasional.

Pihak KPU dan kuasa hukumnya sedang membagi-bagi tugas untuk persiapan sidang di MK karena banyak hal yang harus dipersiapkan secara matang.

Mereka pun sedang meneliti kasus kecurangan seperti yang dituduhkan pihak 02 dan kemudian mengumpulkan bukti-bukti untuk membantahnya.

Baca Juga: Gugat ke MK, BPN Harus Persiapan Matang

“Nanti kami akan pelajari kecurangannya dimana, buktinya apa, tentunya KPU akan menunjukkan bukti-bukti KPU telah bekerja sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” jelas Ali Nurdin.

Pihaknya akan menyiapkan strategi khusus dalam menghadapi gugatan di MK agar lebih efektif dan efisien.

“Dengan strategi ini, ada panggilan sidang atau kebutuhan lainnya kita sudah siap (sebelum waktu sidang), dan tidak terkendala,” ucap Hasyim Asy’ari, Komisioner KPU.

Pihak KPU menerima gugatan sebanyak 324, sehingga membutuhkan strategi khusus agar bisa diselesaikan tepat waktu semuanya. (Ay/Antara)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*