Budi Gunawan 2

Komjen Budi

Jakarta, LiputanIslam.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memblokir sejumlah rekening yang dimiliki Komjen Budi Gunawan, calon tunggal Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) sekaligus tersangka kasus dugaan suap dan penerimaan gratifikasi terkait transaksi tidak wajar.

“Memang telah terjadi pemblokiran aset terutama rekening, yang dilakukan di beberapa tempat atau bank,” kata Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto di Gedung KPK, Selasa, 20 Januari 2015 seperti dilansir merdeka.com.

Namun Bambang tak mau menyebut rekening di bank mana saja yang telah diblokir. Menurut dia, jumlah uang, daftar rekening, dan bank pastinya sudah di tangan penyidik.

Bambang juga enggan menjelaskan apakah pemblokiran juga turut menimpa keluarga atau orang-orang yang memiliki kaitan erat dengan Budi. Sebab, belakangan anak Budi disebut-sebut menjadi pihak yang turut menerima aliran duit ke rekeningnya. Informasi detail mengenai pemblokiran Budi masih disimpan oleh tim penyidik KPK.

“Penyidik pasti tahu di mana bank dan berapa jumlah dananya karena termasuk RTGS (Real-Time Gross Settlement). Tapi saya belum dapat info lengkapnya,” ujar Bambang.

Budi Gunawan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji selama menjabat sebagai Kepala Biro Pembinaan Karier Deputi Sumber Daya Manusia Polri periode 2003-2006 dan jabatan lainnya di kepolisian.

Atas perbuatannya, bekas ajudan Megawati Soekarnoputri itu disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b, Pasal 5 ayat 2, serta Pasal 11 atau Pasal 12 B Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Demi kepentingan penyelidikan, Budi kini dicegah bepergian ke luar negeri. Demikian pula putranya, Hervianto Widyatama.

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, namun Komjen Budi tetap diloloskan sebagai Kapolri oleh Dewan Perwakilan Rakyat. Presiden Joko Widodo memutuskan untuk menunda pelantikannya sebagai Kapolri dan menunggu proses hukum lebih lanjut. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*