LiputanIslam.com-Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) Komarudin Hidayat mengatakan bahwa NKRI bersyariah hanya pepesan kosong. Ia pun menekankan untuk tidak menggunakan lagi label tersebut.

“Jadi, kita harus kembali ke substansi. Jangan lagi ada label-label itu (bersyariah). Label itu hanya emosi saja itu. Itu (wacana NKRI bersyariah) pepesan kosong saja,” kata Komarudin dikutip dari siaran pers di Jakarta, Selasa (20/8).

Menurut Komarudin sejatinya NKRI bersyariah yang diwacanakan itu hanya label semata karena substansi agama sudah dilaksanakan di Indonesia.

Baca juga: Ulama Muda NU dan Menhan Sebut NKRI Bersyariah Sudah Ada di Pancasila

Komarudin mencontohkan agama mengajarkan antikorupsi, Indonesia punya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Agama mengajarkan antikebodohan, ada pendidikan di negara ini.

Selain Komarudin, Tokoh Muhammadiyah Din Syamsuddin pun menegaskan tidak ada NKRI bersyariah karena tidak sesuai dengan ideologi Bangsa Indonesia.

“Jangan beri ruang, kita ini NKRI ber-Pancasila,” kata Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005-2010 dan 2010-2015 ini di Solo, Rabu (14/8).

Ia menambahkan bahwa NKRI sudah menghormati agama yang ada di Indonesia sesuai dengan syariat. Meski demikian, bukan berarti Indonesia menjadi negara syariat. (Ay/Antara)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*