Sumber: nu.or.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj mengajak segenap santri di seluruh Indonesia untuk memperkuat karakter dan kemandirian. Termasuk dalam hal kemandirian bidang ekonomi. Dengan demikian, maka dalam masa mendatang, karakter santri akan semakin kuat dan tidak menggantungkan kebutuhannya pada pihak lain.

Hal itu disampaikan Kiai Said saat memberikan sambutan pada pengajian akbar peringatan Hari Santri Nasional 2019 di Pondok Pesantren Al Iman Banjaragung, Tulangbawang, Lampung, seperti dilansir NU Online pada Jumat (1/11).

Menurut Kiai Said, salah satu tanda karakter kuat itu ialah keberaniaannya menghadapi tantangan hidupnya sendiri, bukan mengandalkan nama besar leluhur dan nenek moyangnya. “Sebaik-baik orang adalah yang mempunyai nenek moyang yang besar dan dia juga membangun kebesaran dirinya,” ucap Kiai Said.

Begitu juga dengan kemandirian ekonomi yang merupakan sebuah keniscayaan yang harus dimiliki seorang santri. Sebab, seorang santri yang tidak mandiri secara ekonomi cenderung akan mengandalkan bantuan orang lain.

Baca: Polemik Cadar dan Celana Cingkrang, Ini Komentar Jokowi

“Mari berjuang agar kita meninggalkan anak cucu yang kuat. Kuat agamanya, kuat ilmunya, kuat akhlaknya, kuat hartanya, kuat kepribadiannya. Ini yang namanya manusia berkarakter,” tambahnya. (aw/NU).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*