Sumber: nu.or.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Penulis buku KH A Suyuthi Abdul Qadir Guyangan; Penerus Perjuangan Kiai Hasyim Asy’ari, Jamal Ma’mur Asmani mengatakan bahwa kiai Suyuthi adalah kiai yang sederhana dan sosok pencari ilmu. Sepanjang hidupnya beliau terus menimba ilmu ke berbagai pesantren dan menjadi salah satu murid kesayangan KH Hasyim Asyari.

“Mbah Suyuthi adalah sosok pencari dan pengelana ilmu yang tidak puas mereguk lautan ilmu sepanjang hayat. Pesantren satu ke pesantren yang lain, sehingga terkumpul lautan ilmu dan hikmah yang matang yang bisa diambil madunya oleh siapapun,” ungkap Jamal di Jakarta, seperti dilansir NU Online pada Senin (30/9).

Menurut Jamal, KH Hasyim Asyari merupakan guru Kiai Suyuthi yang sangat mempengaruhi keilmuan, karakter, dan perjuangannya. Kiai Hasyim mengajarkan tentang arti pengorbanan, kearifan, dan keteladanan.

“Hadlratussyaikh Kiai Hasyim Asy’ari saat itu menjadi pusat keilmuan ulama Nusantara. Kiai Hasyim mengajarkan kepada Kiai Suyuthi membangun masyarakat dengan kearifan, keteladanan, dan pengorbanan. Seorang kiai tidak boleh hanya duduk manis di menara gading tanpa bersentuhan dengan masyarakat,” ucapnya.

Baca: Kemenlu: Santri Adalah Aset dan Agen Perdamaian Dunia

Bahkan secara khusus Mbah Hasyim juga mengingatkan Suyuthi muda untuk berlaku sederhana dalam hidup, tidak sombong, dan mendahulukan kepentingan bersama. Tindak tanduk yang dibawa Kiai Suyuthi dibalas oleh masyarakat dengan kecintaan yang begitu kuat kepada tokoh pesantren ini. (aw/NU Online).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*