Potret pertemuan Liga Arab

LiputanIslam.com—Pada Senin kemarin (11/2), ketua Liga Arab mengatakan masih belum ada kesepakatan antara seluruh anggota organisasi itu terkait kembalinya status Suriah sebagai anggota Liga Arab.

Pernyataan ini diperkuat oleh keterangan dari Sekjen Liga Arab, Ahmed Aboul Gheit, yang mengatakan: “Saya masih belum menemukan adanya kesepakatan yang memungkinkan para menlu negara-negara Arab untuk mempersilahkan kembali Suriah duduk di kursi keanggotaan Liga Arab.”

Awalnya, beberapa negara Arab yang sekaligus menjadi sekutu AS di Timur Tengah, meliputi Qatar, Arab Saudi, dan UEA berada di pihak oposisi Suriah selama bertahun-tahun.

Namun, saat ini peta politik telah mengalami perubahan. UEA mulai mengambil sikap pro terhadap pemerintah Suriah dan dibuktikan dengan membuka kedubesnya di Damaskus pada Desember 2018 lalu.(fd/AMN)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*