Sumber: foto.inilah.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Pengenalan budaya bangsa Indonesia kepada masyarakat dunia terus dilakukan, termasuk juga melalui cabang olahraga. Memasuki pertandingan Semifinal Bulutangkis Indonesia Open 2019, wasit yang bertugas mengenakan batik, sedangkan hakim garis dan hakim servis mengenakan lurik putih dengan garis biru ditambah belangkon di kepala.

Ketua Panitia Penyelenggara Indonesia Terbuka 2019, Achmad Budiarto mengatakan bahwa mengenakan pakaian khas Indonesia, seperti batik, lurik, dan belangkon oleh para petugas pertandingan bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu.

“Ini sudah keempat atau kelima kali kami melakukan hal ini. Lima tahun terakhir kami selalu mencoba memperkenalkan serta memberi informasi kepada dunia internasional tentang budaya Indonesia,” katanya di Jakarta, pada Sabtu (20/7).

Baca: Ajang Budaya, Pemda Ngada Gelar Festival Inerie 2019

Menurutnya, pada pergelaran Indonesia Open tahun-tahun sebelumnya juga diperkenalkan berbagai pakaian berbagai daerah Indonesia, seperti pakaian Bali ataupun Jawa Timur, sedangkan tahun ini, batik dan lurik Yogyakarta menjadi pilihan. Ini semua, tambah Budi, sebagai upaya yang efektif memperkenalkan budaya bangsa kepada masyarakat dunia.

“Kita memakai konsep ini untuk memperkenalkan budaya Indonesia. Hari ini kita pakai batik merah untuk para wasit. Besok kita akan pakai warna lain,” ucapnya. (aw/MI/detik).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*