Sumber: merdeka.com

Manado, LiputanIslam.com— Kementerian Energi dan Sumber Daya mineral (ESDM) menyebutkan terdapat 25.000 di Sulwasi Utara (Sulut) belum nikmati listrik.

Kepala Dinas ESDM Sulut Ba Tinungki mengatakan pemerintah terus berupaya menyelesaikan persoalan elektrifikasi di Sulut. Saat ini rasio elektrifikasi di Sulut sudah mencapai 98 persen dari jumlah penduduk. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan provinsi lain.

Baca: Penggunaan Listrik Tenaga Batu Bara Akan Alami Penurunan

“Kepulauan paling banyak di Nusa Utara, di pulau-pulau. Tapi, dibanding provonsi lain sangat kecil presentasenya. Namun jumlahnya masih banyak,” kata dia, Selasa (26/11).

Dia berharap rasio elektrifikasi di Sulut bisa mencapai 100 persen sehinga seluruh masyaraknya bisa menikmati listrik.

“Selama ini PLN belum pernah memberikan CSR. Persoalanya jaringan listrik ke pulau-pulau masih susah. Rata-rata masih menggunakan genset,” ungkapnya.

Dalam hal ini, Wakil Ketua Komisi III Stella Runtuwene mengatakan pihaknya akan memperjuangkan agar masyrakat Sulut bisa menikmati listrik.

“Akan kami perjuangkan, khususnya di APBD 2021 nanti, karena yang sekarang kami tidak terlibat. Sangat disayangkan orang kota sudah bergantung hidup kepada listrik mulai dari memasak nasi dan lainnya. Sementara di tempat lain, di daerah kita, mereka tidak bisa menikmati listrik,” ujarnya. (sh/kompas/tribunnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*