Sumber: inews.com

Sumedang, LiputanIslam.com– Inspektur Wilayah III Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Kemenag), Hilmi Muhammadiyah mengatakan bahwa paham radikalisme di Indonesia terus meningkat. Radikalisme terus mengelinding bak bola salju yang keberadaannya menggerus rasa nasionalisme, persatuan dan kesatuan, serta menimbulkan keresahaan di masyarakat.

Demikian hal itu disampaikan Hilmi pada acara workshop yang bertema “Menangkal Radikalisme Melalui Penguatan Kapasitas Dakwah Damai di Masyarakat” di Hotel Asri, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, seperti dilansir inews.com, pada Selasa (9/7).

“Paham radikalisme nyata di depan kita. Agar tidak terus meluas seluruh elemen masyarakat harus dioptimalkan membendung paham ini. Jangan sampai kita abai dan justru kecolongan. Bahkan radikalisme ini justru banyak menjangkiti kalangan terdidik,” katanya.

Baca: Kepada Polri, Presiden: Tantangan ke Depan Semakin Kompleks

Sementara, Muhammad Adul Idris dari MataAir Foundation mengajak semua pihak agar bersama-sama mencari solusi dalam menyelesaikan persoalan radikalisme. Sebab, selama ini sudah banyak orang yang berbicara soal radikalisme tapi jarang sekali yang berbicara tentang solusi.

“Saya kira harus selangkah lebih maju, yakni tidak sekadar memaparkan hasil keresahan atas radikalisme namun segera menemukan formula solusinya. Biar keresahan atas hasil riset segera mungkin terjawab solusinya,” ucapnya. (aw/inews).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*