Sumber: antaranews.com

Tangerang, LiputanIslam.com– Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama (Kemenag), Abdurrahman Mas’ud mengatakan bahwa guru memiliki peran besar dalam mengarahkan dan menanamkan rasa persahabatan antar siswa. Guru harus mampu mendorong agar para siswa hidup dalam budaya damai.

Demikian hal itu disampaikan Abdurrahman dalam sesi pleno The 1st Internasional Conference on Relegion and Education (INCRE) di Hotel Santika Bintaro, Tangerang, Banten pada Selasa (8/10).

“Serta mendorong anak-anak mengamalkan budaya persahabatan dan pertemanan dalam merespons perbedaan yang ada di antara siswa,” ucapnya.

Menurutnya, multikulturalisme merupakan istilah yang paling merepresentasikan gambaran tentang Indonesia. Tidak ada ungkapan yang paling tepat untuk memberikan deskripsi tentang kondisi realitas Indonesia selain menyebutnya sebagai negara yang plural dalam makna yang sesungguhnya.

Baca: Warga Blitar Salat Istisqa Berjamaah Minta Hujan

“Multikulturalisme sudah menjadi sunatullah, kehendak Tuhan, sehingga menentangnya sama dengan menentang Tuhan yang telah berkehendak dengan ciptaan-Nya,” tambahnya. (aw/Republika/okezone).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*