Washington, LiputanIslam.com—Kelompok supremasi kulit putih bertanggungjawab atas meningkatnya kasus terorisme di dalam negeri AS. Demikian kata direktur FBI, Christopher Wray.

Berbicara di sidang Senat pada hari Selasa (23/7), Wray menyebut mayoritas kasus terorisme domestik yang diselidiki FBI dipicu oleh tindak kekerasan kelompok supremasi kulit putih.

Menurut laporannya, FBI telah menangkap hampir 100 orang radikal kulit putih karena terlibat dalam tindakan terorisme sepanjang tahun ini. Angka ini meningkat daripada tahun lalu.

Sebuah laporan dari Pusat Studi Kebencian & Ekstremisme di California State University menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan serangan teror supremasi kulit putih di AS dan di seluruh dunia dalam beberapa tahun terakhir.

“Nasionalisme kulit putih telah merefleksikan perubahan politik arus utama, di mana perdebatan tentang keamanan dan imigrasi nasional telah menjadi lubang untuk eksploitasi ketakutan dan kefanatikan,” demikian isi laporan tersebut. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*