Hudaydah,LiputanIslam.com—Ketua Dewan Politik Tertinggi Yaman, Mahdi al-Mashat, mengatakan bahwa kelompok Houthi Yaman tidak akan menentang perundingan damai dengan Arab Saudi untuk mengakhiri perang yang telah menyebabkan krisis kemanusiaan terburuk di tanah Arab.

Berdasarkan laporan dari TV Al-Mayadeen, Mashat telah menyambt utusan dari Kelompok Krisis Internasional (ICG), sebuah organisasi non-profit yang dibuat untuk mencegah konflik, dan mengatakan pergerakan Houthi Yaman akan menghentikan serangan rudal dan pesawat nirawaknya ke lokasi musuh jika Arab Saudi mau melakukan hal serupa.

“Pimpinan Dewan Politik Tertinggi tidak keberatan dengan rencana dialog Yaman-Saudi untuk membina perdamaian paripurna seperti yang diusulkan oleh utusan ICG,” terang al-Mayadeen.

Rakyat Yaman yang miskin dan tak berdaya itu telah lama menjadi target serangan koalisi pimpinan Arab Saudi, terhitung mulai Maret 2015. Namun, sampai saat ini, koalisi tak juga berhasil mewujudkan misinya.

Baca: Perancis Kecam Agresi Saudi ke Yaman, Tapi Tetap Salurkan Senjata

Lebih dari 15.000 jiwa melayang akibat agresi tersebut, ditambah lagi dengan berbagai krisis yang melanda rakyat Yaman, seperti wabah kolera, kelaparan, dan minimnya fasilitas kesehatan yang telah hancur akibat perang. (fd/Tasnim)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*