KPK Gantung kasus

Foto: Kompas.com

Jakarta, LiputanIslam.com – Sebelum menetapkan Komjen Budi Gunawan, calon tunggal Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) sebagai tersangka atas dugaan kepemilikan rekening gendut, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga telah men-tersangkakan banyak pejabat negara.Meski demikian, ada beberapa kasus korupsi yang ditangani KPK, seolah menguap begitu saja.

Yang paling sering dipertanyakan masyarakat, adalah kasus korupsi dana haji. Tahun lalu, ketika Suryadharma Ali masih menjabat sebagai menteri agama, ia ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Momen itu, bertepatan dengan perhelatan pileg dan pilpres, sehingga muncul dugaan bahwa kasus ini dipolitisasi. Terlepas dari benar atau tidaknya perkiraan tersebut, namun faktanya, hingga saat ini, Suryadharma Ali masih bebas dan tidak ditahan, dan tidak terdengar kelanjutan kasusnya.

Selain kasus Suryadharma Ali, masih banyak kasus lainnya yang masih dalam kondisi ‘digantung’ tanpa kejelasan oleh KPK. Kasus apa saja? Berikut ulasan selengkapnya, yang telah dihimpun oleh Liputan Islam dari berbagai sumber.

Pertama, Kasus Suap Innospec

Kasus dugaan suap pengadaan Tetra Ethyl Lead (TEL) di Pertamina terjadi pada 2004. Dalam kasus ini KPK sudah menetapkan mantan Direktur Pengolahan Pertamina, Suroso Atmo Martoyo (SAM) sebagai tersangka pada 2011 lalu. Sedangkan Direktur PT Soegih Interjaya, Willy Sebastian Liem (WSL) juga ditetapkan sebagai tersangka setahun kemudian. WSL diduga sebagai pihak pemberi suap kepada SAM.

PT Soegih Interjaya merupakan agen resmi dari Innospec Limited (Ltd.) sejak 1982. Innospec yang memiliki pabrik di Kota Widnes dan Ellesmere Port, Cheshire, merupakan satu-satunya perusahaan produsen TEL dan zat adiktif lain buat bahan bakar masih beroperasi di dunia sampai hari ini. Innospec dulunya dikenal sebagai perusahaan produsen bahan kimia bernama Octel, bermarkas di Delaware, Amerika Serikat.

Kendati SAM dan WSL sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka, sampai saat ini, kedua tersangka tersebut masih belum ditahan. Setelah kasusnya sempat menghilang cukup lama, akhirnya baru-baru ini KPK kembali menjadwalkan akan memeriksa keduanya.

“WSL dan SAM diperiksa sebagai tersangka,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi Komisi Pemberantasan  (KPK), Priharsa Nugraha di Gedung KPK, Senin, 19 Januari 2015.

Pada Selasa, 20 januari 2015, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan untuk mantan Deputi Direktur Pengelolaan Pertamina Dwi Kushartoyo dan Direktur Octel Global Herwanto Wibowo. Namun, kedua saksi tidak memenuhi panggilan tanpa keterangan. (ba)

Next…

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL