Sumber: detik.com

Bojonegoro, LiputanIslam.com– Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bojonegoro, AKBP Ary Fadli mengajak para siswa dan pelajar agar bijak dalam menggunakan media sosial (medsos). Menurutnya, jangan sampai termakan berita hoaks atau justru ikut menyebarkannya.

“Kita sampaikan kepada siswa siswi, gunakanlah alat-alat tersebut yaitu media sosial untuk hal-hal yang positif. Untuk hal-hal yang dapat mendukung dan meningkatkan prestasi. Jangan mudah percaya atau terprovokasi adanya berita atau informasi yang belum tahu asal usulnya alias berita hoaks,” ucapnya saat berkunjung ke SMKN 4 Bojonegoro, Jawa Timur, pada Senin (30/9).

Menurutnya, salah satu musuh besar bangsa saat ini adalah hoaks atau berita palsu dan fitnah. Oleh karena itu, kepada pengguna media sosial agar lebih berhati-hati terhadap informasi yang belum tentu kebenarannya. “Saring sebelum sharing itu kuncinya untuk mengantisipasi berita hoaks,” katanya.

“Jangan sampai para siswa yang suka berbagi informasi dan konten di media sosial, menjadi korban dan terjerat oleh Undang-Undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) karena ketidaktahuan mereka,” tandasnya.

Baca: Jaga Para Siswa, Mendikbud keluarkan Surat Edaran

Sementara di tempat berbeda, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Satya W Yudha meminta pemerintah agar lebih aktif melakukan sosialisasi tentang bermedsos agar masyarakat tidak terjebak pada hoaks. “Saya minta Kominfo melakukan sosialisasi sebanyak-banyaknya, sehingga masyarakat lebih cerdas dan tidak mudah terprovokasi,”  ujarnya. (aw/detikberitajatim).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*