Sumber: CNN Indonesia

Jakarta, LiputanIslam.com — Berdasarkan data dari laman AirVisual.com pada pukul 06.00 WIB Kamis (19/9), Ibu kota DKI Jakarta kini turun peringkat dan tempati peringkat ketujuh sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.

Kualitas udara Jakarta saat ini mencapai angka 151 berdasarkan AQI atau indeks kualitas udara dengan status udara tidak sehat. Peringkat tersebut setara dengan nilai polutan sebesar 56 µg/m³ dengan perimeter PM 2.5.

Peringkat tersebut turun karena adanya pergerakan udara dari kasus kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera dan Kalimantan, sehingga menyebabkan kualitas udara di negara tertangga memburuk, seperti Kota Kuching di Malaysia yang menempati posisi pertama dengan nilai AQI 269, Kuala Lumpur di Malaysia yang menempati peringkat kelima dengan nilai AQI 156, dan Singapura yang menempati peringkat keenam dengan nilai AQI 154.

Baca juga: Anies Ancam Sanksi 25 Perusahaan Penyebab Polusi Udara

Masyarakat dianjurkan beraktivitas di dalam ruangan dan mengurangi penggunaan kendaraan yang menghasilkan gas emisi.

Penggunaan masker juga disarankan bagi masyarakat yang akan beraktivitas di luar ruangan. (Ay/Antara/Airvisual)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*