LiputanIslam.com – Jumlah desa yang terdampak kekeringan di Gunung Kidul Yogyakarta bertambah meskipun jumlah kecamatan tetap sama dengan tahun sebelumnya. Sedangkan jumlah warga yang terkena dampak kekeringan suda mencapai 127.977 jiwa dan diprediksi akan terus bertambah.

“Jumlah kecamatan yang terkena dampak kekeringan tetap sebanyak 14 kecamatan. Tapi jumlah desa yang terkena dampak kekeringan bertambah, begitu juga dengan jumlah warganya,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gunung Kidul Edy Basuki di Gunung Kidul, Senin (15/7).

Di antara jumlah tersebut, ada 4 kecamatan yang terdampak cukup parah, yakni Kecamatan Girisubo terdapat delapan desa dengan jumlah warga terdampak 21.718 jiwa, Kecamatan Paliyan terdapat enam desa dengan 16.978 jiwa, Kecamatan Rongkop ada delapan desa dengan 9.922 jiwa, Kecamatan Tepus ada lima desa dengan 12.441 jiwa, dan Kecamatan Panggang ada enam desa dengan 8.310 jiwa.

Baca juga: 4 Kabupaten di Jateng Alami Kekeringan dan Minta Bantuan Air Bersih

Pihak BPBD Gunung Kidul sudah menetapkan status kekeringan menjadi status awas.

“Kami intensifkan koordinasi dengan lintas OPD dan instansi mengatasi masalah kekeringan. Kami juga meningkatkan status kekeringan ini menjadi awas,” katanya.

Pihak BPBD sudah menyalurkan 400-an tangki air bersih ke masyarakat dengan jumlah anggaran yang disiapkan sebesar Rp. 90 juta. (Ay/Antara/Republika)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*