air asiaJakarta, LiputanIslam.com–Wapres Jusuf Kalla (JK) akan memimpin langsung operasi pencarian AirAsia. JK mendatangi Badan SAR Nasional (Basarnas) di Kemayoran, Jakarta pada Minggu sore (28/12), 16.30 WIB.

Pesawat Air Asia  QZ 8501 jurusan Surabaya-Singapura hilang kontak pada pukul 06.17 WIB setelah lepas landas dari Bandara Juanda pada pukul 05.36 WIB. . Pesawat itu mengangkut 162 orang, termasuk penumpang dan kru. Sebelum hilang dari dari radar, pilot sempat minta izin naik naik dari ketinggian dari 32 ribu kaki ke 34 ribu kaki. Menara kontrol Jakarta pun mengizinkan naik.

Kemudian, pilot juga meminta izin untuk sedikit belok arah.

Hal ini disampaikan Staf Khusus Kemenhub Hadi Mustofa, seperti dikutip liputan6.com.

Menurut Hadi, Pilot AirAsia bernama Kapten Iriyanto itu tak menyebutkan alasan kenapa meminta izin sedikit berbelok arah. “Tidak disebutkan alasannya, kemungkinan cuaca buruk,” tutur Hadi.

Ada Petir Saat Air Asia Terbang?

Situs berita penerbangan airlive.net melaporkan analisis terkait cuaca di jalur terbang yang dilalui oleh AirAsia QZ8501. Menurut laporan itu, ada beberapa penampakan petir di waktu pesawat tersebut melintas.

Salah seorang followers @airlivenet yakni @sebfaret melacak kondisi cuaca saat pesawat berpenumpang 155 orang itu mulai hilang dari radar di perairan Belitung. Waktu perkiraannya sekitar pukul 06.09 WIB hingga 06.20 WIB.

Di rentang waktu itu, berdasarkan aplikasi pelacak di internet, terjadi beberapa kali petir. Letaknya juga tak jauh dari rute yang ditempuh oleh AirAsia. (fa)

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL