senjatan jermanBerlin, LiputanIslam.com — Pemerintah Jerman memutuskan untuk menghentikan penjualan senjata ke Saudi Arabia di tengah kekhawatiran senjata-senjata itu akan jatuh ke tangan kelompok-kelompok ekstremis takfiri. Demikian seperti dilaporkan media Jerman The Bild, Minggu (25/1).

Menurut laporan itu, keputusan tersebut diambil pada tanggal 21 Januari lalu oleh Dewan Keamanan Nasional yang beranggotakan Kanselir Angela Merkel, Wakil Kanselir Sigmar Gabriel dan tujuh menteri lain. Pemerintah Jerman belum memberikan tanggapan atas laporan tersebut.

“Menurut sumber-sumber pemerintahan, situasi di kawasan tersebut sangat tidak stabil untuk mengirimkan senjata ke sana,” tulis The Bild sebagaimana dilansir Press TV.

Saudi adalah salah satu pembeli senjata potensial bagi Jerman. Pada tahun 2013 belanja senjata Saudi di Jerman mencapai nilai 360 juta euro atau lebih dari Rp 5 triliun.

Organisasi-organisasi HAM internasional telah lama mengkritisi pelanggaran-pelanggaran HAM oleh pemerintah Saudi. Saudi juga dianggap sebagai pendukung utama kelompok-kelompok ekstremis takfiri sebagaimana mendukung regim Bahrain yang tengah terlibat penindasan terhadap demonstran Shiah yang menuntut hak-hak mereka.

Bild juga melansir hasil survei yang dilakukannya tentang pandangan warga Jerman terhadap Saudi. Dari survei tersebut diketahui bahwa 78 persen warga Jerman menganggap Saudi Arabia tidak patut menerima senjata buatan Jerman dan sebanyak 60 persen warga Jerman menghendaki pemutusan hubungan dagang sama sekali dengan Saudi.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*