Tokyo,LiputanIslam.com—Minggu lalu, Amerika melayangkan permintaan resmi kepada Australia, Prancis, Jerman, Jepang, Norwegia, Korsel, Inggris, dan beberapa negara lainnya untuk bergabung dengan koalisi pengamanan di Teluk Persia agar bisa membendung kekuatan Iran.

Namun, Tokyo dikabarkan tidak bisa memenuhi permintaan itu. Koran Jepang, Mainichi Shimbun, mengabarkan bahwa Jepang akan mengirim kapal perangnya ke wilayah Teluk secara independen dan tak terikat dengan Amerika guna melindungi kapal-kapalnya yang melintas di area itu.

Jepang bukanlah negara pertama yang menolak permintaan AS bergabung dengan koalisi pasukan keamanan di Teluk Persia. Jerman dan Spanyol juga telah melakukan hal yang sama. Sementara Belgia dan Norwegia masih belum mengambil keputusan. Tetapi pemerintah Inggris justru mengundang negara-negara Eropa untuk membuat koalisi perlindungan kelautan pimpinan Eropa.

Baca:Seperti Jerman, Spanyol Tak Mau Bergabung dengan AS di Selat Hormuz

Keputusan Amerika untuk membuat koalisi keamanan di Teluk Persia ini diambil pasca ditembak jatuhnya pesawat nirawak AS dan disitanya tanker milik Inggris, Stena Impero, karena dianggap telah melanggar peraturan navigasi yang telah ditetapkan.

Penyitaan ini terjadi beberapa minggu setelah angkatan laut Inggris menyita super tanker milik Iran yang berlayar di perairan Gibraltar. Inggris menuduh tanker tersebut sedang mengangkut minyak yang akan dikirim ke Suriah. (fd/Sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*