Sumber: viva.co.id

Madiun, LiputanIslam.com– Warga Madiun dari berbagai kalangan ikut memeriahkan gelaran Festival Garebek Sewulan. Bupati Madiun, Ahmad Dawami mengatakan bahwa festival itu digelar sebagai upaya menjaga tradisi dan melestarikan nilai-nilai budaya yang luhur. Menurutnya, kemajuan teknologi tidak boleh membuat kita melupakan sejarah dan budaya.

“Kegiatan Garebek Sewulan ini, merupakan salah satu wujud kita untuk mengingat budaya dan adat kepada penerus-penerus kita,” ucapnya saat membuka Festival Garebek Sewulan di Masjid Kiai Ageng Basyariah Sewukan, Dagangan, Madiun, Jawa Timur, seperti dilansir liputan6.com, pada Sabtu (14/9).

Dawami mengaku bahwa pihaknya mendukung penuh kegiatan festival garebek Sewulan. Bahkan ia berharap, festival tersebut bisa menjadi agenda tahunan yang bisa mendongkrak kunjungan warga luar ke Kabupaten Madiun.

Baca: Kanwil Jateng: Seni Budaya Perekat Persatuan Bangsa

Beberapa kegiatan festival di antaranya jamasan pusaka, pameran pusaka, ziarah makam Kiai Ageng Basyariyah, rangkaian pembukaan garebek, atraksi kampung pesilat, dongkrek, peragaan busana, gebyar UMKM dan ekonomi kreatif, serta hiburan lainnya. (aw/liputan6/viva).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*