West Bank,LiputanIslam.com—Pemerintah Israel telah menyetujui proposal pengajuan dana besar-besaran senilai 50 juta shekel ($11.5 juta) untuk permukiman ilegal Israel di West Bank.

Kantor berita Haaretz melaporkan bahwa sebesar 34.5 juta shekel akan dialokasikan untuk keperluan keamanan bagi para pemukim Israel di wilayah kependudukan Palestina itu. Sisanya, senilai 5.5 juta shekel akan dialokasikan untuk pembangunan posko bantuan.

Usulan dana ini diinisiasi oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada Kamis lalu, usai dirinya bertemu dengan salah seorang senior di area permukiman. Hasilnya, pertemuan itu diakhiri dengan dukungan politik terhadap Netanyahu sekaligus apresiasi terhadap kepemimpinannya sampai saat ini.

“Tuan Perdana Menteri, para ketua wilayah di Judea, Samaria (West Bank) dan Lembah Jordan telah menyatakan dukungan terhadap Anda,” ucap ketua dewan Yesha—sebuah forum perkumpulan para pemimpin pemukim—Daviv Alhayani.

“Kami ingin melihat Anda terus bekerja untuk Israel. Kami mendukung Anda,” katanya.

Baca: Israel akan Gandakan Jumlah Pemukim di Kota Khalil, West Bank

Organisasi dewan Yesha menambahkan, pertemuan dengan Netanyahu telah membahas beberapa kemungkinan meresmikan sebuah pemerintah yang mendukung dan memperkuat permukiman Israel, seperti mencaplok Lembah Yordan dan bagian utara Laut Mati.

Perdana Menteri Netanyahu sedang berusaha menggalang suara lebih banyak agar dirinya bisa menjabat kembali sebagai Perdana Menteri Israel dan terhindar dari berbagai tuntutan pelanggaran, seperti korupsi dan suap yang telah menimpanya. (fd/Memo)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*