Manuver AL Israel di pelabuhan Ashdod

Oslo, LiputanIslam.com–Israel telah melanggar hukum internasional dengan merebut sebuah kapal kemanusiaan menuju Gaza yang berlayar di perairan internasional. Pasukan Israel juga menggunakan kekerasan untuk menangkap kru dan penumpang kapal.

Hal ini dilaporkan oleh kapten kapal Karstein dari Norwegia, Herman Reksten, ketika sampai di Bandara Internasional Oslo setelah ditahan selama tiga hari di penjara Israel.

“Kami ditahan di perairan internasional dan [saat itu] kami masih lebih dekat ke Mesir daripada Israel,” kata Kapten Reksten pada Kamis (2/8/18).

Reksten mengatakan bahwa tentara Israel menyerang para aktivis kapal dengan senjata kejut taser. “Kepala saya masih sakit karena dipukul di penjara,” akunya.

Juru bicara pemerintah Norwegia mengaku negaranya belum menerima klarifikasi dari Israel tentang mengapa 22 aktivis pro-Palestina ini ditangkap.

Menurut informasi dari badan Ship to Gaza Norway yang mengorganisir pengiriman kapal bantuan ini, semua aktivis sudah dibebaskan atau akan segara dideportasi.

Sejak tahun 2008 sampai 2016, tercatat sebanyak 31 kapal dikirim oleh aktivis internasional untuk mengirim bantuan ke Palestina dan melawan blokade laut Israel. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*