Anak-anak Israel bermain di atas tank-tank militer.

Tel Aviv, LiputanIslam.com—Rezim Israel meluncurkan sebuah program belajar wajib bagi anak-anak SMA yang akan berjalan-jalan keluar negeri. Anak-anak ini diajarkan untuk menjadi “duta” yang menyebarkan citra positif atas Israel dan melawan anti-Semitisme. 

Lembaga Hukum untuk Hak-Hak Minoritas Arab di Israel, Adalah, baru-baru ini menuntut agar Kementerian Pendidikan Israel menghentikan kursus online yang dirancang untuk mempersiapkan anak-anak muda Israel menjadi “duta yang baik” jika bepergian ke luar negeri.

Kursus ini terdiri dari 12 bab pelajaran, diawali dengan pengenalan oleh mantan Menteri Pendidikan Naftali Bennett. Bennett menjelaskan tentang apa dan bagaimana menjadi duta Israel yang baik. Ia juga memberikan contoh-contoh bagaimana ‘menjelaskan’ Israel kepada orang luar negeri, seperti di bawah ini:

“Jika bukan karena Israel, Anda tidak akan pernah bisa bangun di pagi hari, karena chip di ponsel Anda yang berfungsi sebagai alarm dibuat di Israel. Anda tidak dapat mencari jalan ke tempat kerja karena aplikasi WAZE adalah produk Israel, jadi Anda akan tersesat…. Anda tidak akan bisa punya komputer karena perusahaan Intel memproduksi komponennya di Israel. Akun Anda bisa diretas karena keamanan siber dibuat di Israel. Selain itu, Anda tidak akan bisa makan mentimun karena Israel menemukan sistem irigasi yang memungkinkan penanaman mentimun.”

Bennett juga memperingatkan para siswa bahwa jika mereka jalan-jalan ke luar negeri, akan ada orang-orang yang mengatakan hal-hal gila tentang Israel. Misalnya, Israel adalah “negara apartheid,” dan bahwa tentara Israel membunuh orang-orang Palestina. Itu semua, kata Bennet, adalah omong kosong. Israel, katanya, adalah satu-satunya negara demokrasi di mana populasi minoritas Arab memiliki kebebasan yang nyata.

Beberapa bab di dalam kursus yang berjudul “Apa Itu Negara,” “Status Yerusalem,” “Prestasi Israel,” “Cara Memerangi Anti-Semitisme,” dan “BDS” mempromosikan rasisme dan kejahatan kemanusiaan ke dalam otak anak-anak Israel. (ra/mintpress)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*