Gaza, LiputanIslam.com– Pasukan Israel membunuh seorang pria Palestina di Gaza selatan dan menyerang sebuah pos keamanan Hamas hanya sehari setelah menggelar latihan militer terbesar di dekat Jalur Gaza sejak agresi militer 2014.

Ratusan tentara Israel dari angkatan laut, angkatan udara, dan satuan darat dilaporkan berpartisipkasi dalam latihan selama empat hari yang telah berakhir pada Rabu (31/7) pagi.

Salah satu bagian dari latihan ini adalah manuver skala kecil di dekat Gaza, di mana para tentara menyimulasikan skenario perang dengan kelompok-kelompok perlawanan Palestina.

Pada bulan Mei lalu, kelompok-kelompok perlawanan Palestina di Gaza menembakkan ratusan roket ke arah wilayah pendudukan sebagai pembalasan dari agresi militer Israel yang menewaskan dan melukai sejumlah orang Palestina. Agresi Israel ini telah dikecam oleh banyak organisasi HAM.

Sejak mulai menjabat pada bulan Januari lalu, Kepala Staf Militer Israel, Aviv Kochavi, telah mempersiapkan agresi baru terhadap Palestina sebagai prioritas utama. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*