Tepi Barat, LiputanIslam.com–Menteri Hubungan Militer Israel Avigdor Lieberman dilaporkan berencana menyetujui pembangunan pemukiman baru di Kota Tua al-Khalil (Hebron), Tepi Barat.

Menurut laporan dari kantor berita Israel pada Kamis (1/11/18), pemukiman baru ini akan dibangun di pasar sayur tua Palestina.

Daerah kekuasaan Kota Tua dibagi dua antara Palestina dan Israel yang bernama H1 dan H2, pasca peristiwa genosida masjid Ibrahimi pada 1994.

Penyetujuan konstruksi pemukiman ini akan dilakukan beberapa minggu setelah rezim Israel menyetujui pembangunan 31 unit pemukiman baru di kawasan pendudukan Tepi Barat.

“Untuk pertama kalinya selama lebih dari 20 tahun, Hebron (al-Khalil) akan memiliki pemukiman Yahudi baru di mana pernah didirikan sebuah kamp militer,” kata  Lieberman pada 14 Oktober  lalu.

Pembangunan pemukiman semacam ini menyeleweng hukum internasional. Dewan Keamanan PBB juga pernah mengeluarkan resolusi yang melarang kebijakan perampokan tanah oleh rezim Tel Aviv.

Kurang dari sebulan sebelum Presiden AS Donald Trump menjabat, DK PBB mengadopsi Resolusi  2334. Isinya adalah seruan kepada Israel supaya “segera dan sepenuhnya menghentukan semua aktivitas pemukiman di kawasan pendudukan Palestina, termasuk Yerusalem timur”. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*