Yerusalem, LiputanIslam.com—Para pejabat Israel tengah merencanakan pembangunan lebih dari 800 unit pemukiman baru di Yerusalem al-Quds timur.

Langkah ini semakin mempertegas sikap tidak peduli rezim Tel Aviv atas protes internasional terhadap perampokan tanah dan kebijakan ekspansi pemukiman di wilayah pendudukan Palestina.

Kantor berita Palestina, Ma’an, melaporkan pada hari Kamis (30/5) bahwa 460 unit pemukiman akan dibangun di Pisgat Ze’ev, sementara 345 lainnya akan dibangun di wilayah Ramot di bagian utara Yerusalem al-Quds timur.

Menurut laporan tersebut, rencana pembangunan ini sudah disetujui oleh rezim Israel sejak dua tahun lalu.

 

Pemukim Israel Serbu Lahan Pertanian Palestina di Ramallah

Sementara itu, puluhan pemukim Yahudi ekstremis menyerbu tanah pertanian di al-Tira, pusat kota Ramallah, Tepi Barat, yang terletak 10 kilometer di utara Yerusalem al-Quds.

Menurut saksi lokal yang tidak bersedia disebut namanya, para pemukim itu memanjatkan doa bersama dan melakukan tindakan yang dianggap provokatif oleh warga Palestina. Aksi itu kemudian memicu bentrokan dengan penduduk Palestina setempat. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*