Tepi Barat, LiputanIslam.com—Para pejabat Israel dilaporkan akan mengesahkan ribuan unik pemukiman ilegal di kawasan pendudukan Tepi Barat.

Menurut laporan dari koran Israel, Haaretz, pada Minggu (30/6), Hakim Pengadilan Distrik Carmi Mossek telah menerima teori hukum dari rezim Tel Aviv yang akan membuka jalan bagi legalisasi rumah-rumah permukiman yang dibangun di atas tanah milik pribadi orang Palestina.

Haaretz menambahkan, langkah itu akan memberikan alasan yudisial untuk legalisasi sebanyak 2.000 unit rumah di wilayah utara Tepi Barat, termasuk yang dsudah idirikan di pemukiman Alei Zahav.

Sekitar 600.000 warga Israel tinggal di lebih dari 230 permukiman ilegal yang dibangun sejak tahun 1967.

Dewan Keamanan PBB mengutuk kegiatan pembangunan ini di dalam sejumlah resolusi, tetapi tidak dipedulikan oleh rezim Zionis. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*