multi-coloured-balloonsMosul, LiputanIslam.com — Kelompok teroris ISIS mengoperasikan kembali hotel bintang 5 Ninawa International Hotel di Mosul bagi anggota-anggotanya. Di hotel ini para anggota ISIS bisa berenang di kolam renang dan bermain di lapangan tenis, atau membugarkan diri di gimnasium. Namun tidak ada minuman beralkohol, melainkan coca-cola.

Kantor berita Russia Today melaporkan, Rabu (6/5), Ninawa International Hotel adalah salah satu hotel paling mewah di Irak yang disukai para turis asing dan orang-orang kaya Irak. Namun kini 262 kamar di hotel tersebut hanya akan digunakan oleh para anggota ISIS.

“Dari kejauhan, hotel itu tampak seperti kompleks mewah pada umumnya, namun pada jarak dekat tampak bendera-bendera hitam putih milik kelompok teroris itu di berbagai tempat sekitar komplek,” tulis Russia Today tentang pembukaan hotel itu pada tanggal 1 Mei lalu.

Selain bar yang sudah tidak lagi beroperasi, beberapa patung batu yang menghiasi hotel itu juga telah dihancurkan ISIS karena dianggap sebagai berhala.

Dalam sebuah akun Twitter yang terkait dengan kelompok ISIS disebutkan bahwa hotel itu kini boleh dipergunakan oleh semua orang Islam, tanpa bayaran. Para anggota ISIS, termasuk para wanitanya, tampak hadir dalam acara pembukaan hotel itu. Selain bendera, balon-balon juga dipasang di sejumlah tempat di sekitar hotel.

Hotel tersebut pernah ditulis oleh situs pariwisata terkenal TripAdvisor sebelum dikuasai ISIS tahun lalu.

Nader Hashemi, seorang profesor studi Timur Tengah di Denver University mengatakan kepada Russia Today tentang fenomena ini:

“Saya rasa ini merupakan peringatan serius kepada bunia bahwa ISIS bukanlan sebuah fenomena sesaat, apalagi fenomena yang tengah sekarat, melainkan sebuah fenomena permanen dan stabilitas. Jika Anda ingin melihat ‘Negara Islam’, datanglah dan tinggal di hotel kami, bawalah keluarga Anda jika mau dan selamat bersenang-senang.”

Namun Hashemi menambahkan bahwa pembukaan hotel tersebut hanyalah sebuah ‘gimmick‘.

“Menurut saya tidak ada orang yang akan melihat hal ini dengan serius (dan mau datang). Ini hanyalah sebuah propaganda,” katanya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL