isis indonesia 2Jakarta, LiputanIslam.com – Sebuah video yang dirilis teroris transnasional Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) berdurasi empat menit marak dibicarakan di jejaring sosial. Dalam pernyataannya, anggota ISIS asal Indonesia itu mengancam akan memerangi TNI, Polri, Densus 88 dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser).

Berikut ini, transkrip lengkap pesan tersebut:

“Pesan ini saya tujukan kepada Moeldoko, Panglima TNI laknatullah ‘alaihi, Polri, dan Banser. Kami telah menunggu kedatangan kalian. Kami telah mendengar bahwa kalian akan membantu pasukan koalisi untuk melenyapkan Daulah Khilafah ini…

Ketahuilah bahwa kami sungguh bahagia mendengarnya karena itu berarti pertemuan antara kami dan kalian akan disegerakan oleh Allah. Karena sungguh bila kalian tidak mendatangi kami, maka kami yang akan mendatangi kalian. Kami akan kembali ke Indonesia.

Kami akan kembali untuk menegakkan syariat Allah, dan tentu saja kami mengetahui, untuk menegakkan syariat Allah, maka harus dimulai dengan memerangi kalian, dengan membantai satu persatu dari kalian; TNI, Polrsi, Densus dan Banser, yang mana hari ini menyombongkan diri untuk menentang agama Allah, menentang penegakan syariat Allah dan mengatakan NKRI harga mati.

Ketahuilah bagi kami, syariat Allah harga mati…

Ketahuilah bahwa tentara-tentara Allah, sedang menunggu kalian. Ketahuilah bahwa tentara-tentara Allah di negeri Syam dan Irak sangat berbahagia mendengar kalian ingin bergabung dengan pasukan koalisi.

Dan ketahuilah bahwa pasukan koalisi…hari ini pasukan koalisi sangat kewalahan mengahadapi Daulah Islam, dan perlu pertolongan babi-babi bodoh seperti kalian.

Kami menunggu kedatangan kalian. Demi Allah, sekiranya kami mati dalam membela Daulah Khilafah ini, maka tentu, kematian tersebut adalah merupakan apa yang kami inginkan.

Tidaklah kami akan mendapatkan dari menolong agama Allah ini, kecuali salah satu dari dua kebaikan; yaitu kami melihat kejayaan Islam, yaitu kemenangan di muka bumi ini dan menegakkan syariat Allah, atau (yang kedua) kami akan mati syahid.

Dan ini adalah giliran dan waktu yang tepat untuk membuktikan kepada kalian, dengan Pancasila sakti kalian. Kalian mengatakan Pancasila sakti, (maka) kami tunggu kedatangan kalian.

Bagi kami tidak ada yang sakti kecuali Allah Swt, Dia-lah pelindung kami, kami hanya meminta pertolongan kepada Allah, dan Dia-lah dzat Yang Maha Kuat. Sedangkan kalian minta tolong (kepada) selain Allah Swt. Kalian sangat bangga sekali apabila Amerika ada di samping kalian. Kita buktikan siapa yang akan Allah menangkan; kalian pasukan iblis, atau kami pasukan Allah…

Videonya bisa disaksikan di bawah ini:

ISIS Ciptaan Amerika Serikat

Berbagai keterlibatan Amerika Serikat (AS) dalam membentuk, mendanai ataupun melatih komplotan teroris ISIS telah banyak beredar luas. Misalnya, pengakuan Hillary dalam bukunya“Hard Choice” yang menjadi pemberitaan luas media-media massa. Mantan Menlu di kabinet pertama Presiden Barack Obama itu mengaku, pemerintah AS dan negara-negara barat sengaja membentuk organisasi ISIS demi memecah belah Timur Tengah. Hillary mengatakan, gerakan ISIS sepakat dibentuk dan diumumkan pada 5 Juni 2013. (Baca: Presiden Jokowi Temui PBNU dan PP Muhammadiyah, Bahas ISIS)

“Kami telah mengunjungi 112 negara sedunia. Lalu kami bersama-sama rekan-rekan bersepakat mengakui sebuah Negara Islam (Islamic State/IS) saat pengumuman tersebut,” tulis Hillary. (Baca: Hillary Akui ISIS Ciptaan AS)

Selain itu, investigasi dari media Jerman Der Spiegel, yang mengutip keterangan pejabat Yordania, menunjukkan, anggota dari kelompok Daulah Islam Irak dan Syam atau ISIS, ternyata dilatih pada tahun 2012 oleh instruktur AS yang bekerja di sebuah pangkalan rahasia di Yordania. (Baca: Di Yordania, AS Melatih ISIS)

Pejabat tersebut mengungkapkan, anggota  ISIS yang dilatih pada saat itu merupakan bagian dari agenda perlawanan terhadap Rezim Bashar al-Assad di Suriah. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL