Sumber: NBC News

Tehran,LiputanIslam.com—Republik Islam Iran telah mengumumkan proyek pembangunan pipa minyak senilai $1.8 milyar yang akan berlangsung awal bulan ini. Menurut paparan Menteri Perminyakan Iran, Bijan Zanganeh pada Minggu (6/10), pembangunan ini dilakukan agar aktivitas ekspor minyak Iran tidak selalu tergantung dengan Selat Hormuz.

Selain itu, Zangeneh mengaku bahwa negaranya akan menggunakan semua kemungkinan yang ada untuk mengekspor minyak dan menyebut hal itu sebagai hak bangsa Iran.

“Kami akan menggunakan semua kemungkinan yang ada untuk mengekspor minyak dan kami tidak akan menyerah terhadap tekanan-tekanan Amerika,” ucapnya.

Baca: Hindari Selat Hormuz, Iran Ungkap Proyek Pembangunan Pipa Minyak

Presiden AS, Donald Trump, telah menjadikan industri energi milik Iran sebagai target sanksi. Iran telah meminta Eropa untuk menahan gelombang sanksi AS terhadap Iran. Namun, sampai saat ini, Eropa masih belum sanggup melakukan hal itu dan tak bisa berbuat apa-apa di depan Amerika.

Sejak gelombang sanksi dijatuhkan, para pakar menilai ekspor minyak Timur Tengah turun drastis hingga 80%. (fd/Sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*