London, LiputanIslam.com–Jurnalis John Pilger menyampaikan sebuah peringatan keras dari pendiri WikiLeaks, Julian Assange, tentang aksi persekusi kepadanya yang bertujuan untuk membunuh suara-suara kritis.

“Bersuaralah sekarang,” kata Pilger, atau hadapi “pembungkaman dari tirani baru masa kini.”

Assange saat ini tengah menjalani hukuman penjara 50 minggu di Belmarsh. Sementara itu, AS mengupayakan ekstradisi kepadanya atas tuduhan spionase karena menerbitkan dokumen rahasia. Jika ia diekstradisi, editor Wikileaks itu dapat dihukum hingga 175 tahun penjara.

Pilger menyampaikan pesan Assange di sebuah aksi protes di luar Kantor Pusat di London pada hari Senin (2/9). “Ini bukan hanya tentang saya. Kasus ini jauh lebih luas. Ini tentang kita semua. Semua jurnalis dan penerbit yang melakukan pekerjaan mereka yang berada dalam bahaya,” demikian isi pesan itu.

“Bahaya yang dihadapi Julian Assange dapat dengan mudah menyebar ke editor Guardian, New York Times, Der Spiegel, El Pais di Spanyol, Sydney Morning Herald, dan banyak surat kabar dan kantor berita lain yang menerbitkan informasi dari WikiLeaks tentang kebohongan dan kejahatan pemerintah kita,” kata Pilger.

“Dengan membela Julian Assange kita mempertahankan hak-hak kita yang paling suci,” tambahnya. “Bicaralah sekarang atau bangun suatu pagi menyaksikan kesunyian dari tirani jenis baru.” (ra/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*