foto: beritasatu.com

foto: beritasatu.com

Jakarta, LiputanIslam.com – Setelah melalui proses yang alot, akhirnya Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memilih mantan Bupati Blitar Djarot Syaiful Hidayat sebagai calon Wagub DKI Jakarta. Dengan restu dari PDI Perjuangan, kini Djarot tinggal menunggu dilantik oleh Presiden Indonesia, Joko Widodo.

Siapakah sosok Djarot Syaiful Hidayat?

Dari laporan tempo.co, Djarot yang lahir di Gorontalo, Sulawesi Utara, pada 30 Oktober 1955, menjabat Walikota Blitar selama dua periode, 2000-2005 dan 2005-2010. Djarot lulus program sarjana strata 1 dari Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang pada 1986 dan meraih magister dari Fakultas Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada pada 1991.

Sebagai Walikota, Djarot berupaya memberi contoh hidup sederhana, antara lain, dengan tidak mengganti mobil dinas. Djarot menggunakan sedan Toyota Crown 1994 sejak hari pertama menjabat Walikota. Salah satu kebijakannya yang banyak diperbincangkan adalah menolak pembangunan mall mewah dan membatasi minimarket. Pedagang kaki lima diberi tempat leluasa.

Dengan konsep matang yang telah direncanakan, dia berhasil menata 1000-an pedagang kaki lima yang dulunya kumuh di kompleks alun-alun menjadi tertata rapi. Rencana yang ia terapkan ternyata berhasil mendongkrak perekonomian di Blitar, tanpa adanya mall dan supermarket layaknya di kota-kota besar.

Atas kontribusi positif yang telah ia buat sebagai seorang walikota, dia mendapatkan Penghargaan Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah pada tahun 2008. Djarot juga mendapatkan Penghargaan Terbaik Citizen’s Charter Bidang Kesehatan, Anugerah Adipura dalam 3 tahun berturut-turut, yakni tahun 2006, 2007, dan 2008.

Partai Gerindra Legowo Ahok Pilih Djarot

Seperti diketahui, PDI Perjuangan dan Partai Gerindra adalah partai pengusung pasangan Jokowi-Ahok pada pemilihan gubernur pada tahun 2012 lalu. Mengetahui Ahok telah memilih Djarot sebagai wakil gubernur yang mendampinginya, Partai Gerindra legowo. Kesepakatan ini pun mendinginkan hubungan politik antara Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dengan Koalisi Merah Putih (KMP) di DPRD DKI.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI Partai Gerindra sekaligus Ketua KMP DKI Jakarta, Muhammad Taufik menyatakan tidak mempermasalahkan pemilihan Djarot sebagai Wagub DKI Jakarta.

Ia mengakui berdasarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota, Ahok memang memiliki kewenangan untuk memilih Wagub sendiri tanpa campur tangan dari pihak manapun. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL