Jakarta, LiputanIslam.com–Ada tiga menteri dalam Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo yang berasal dari kampus dan bahkan menjadi rektor universitas, yaitu Pratikno, M. Nasir, dan Anies Baswedan. Berikut ini profil ketiganya.

Rektor_UGM_Prof_Pratikno

Prof Pratikno

Pratikno, Rektor UGM Yogyakarta

Pratikno  dipercaya sebagai Menteri Sekretarias Negara. Ia merupakan Rektor Universitas Gadjah Mada. Pria kelahiran, Bojonegoro, Jawa Timur, 13 Februari 1962 itu sebelumnya menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM Yogyakarta.

Suami dari Siti Faridah ini belum pernah terjun ke dunia politik, namun Pratikno merupakan anggota tim sinkronisasi pada Tim Transisi Jokowi-JK beberapa waktu lalu. Pratikno banyak melakukan penelitian dalam politik lokal dan jaringan pemerintahan yang merupakan bidang keahliannya.

Pratikno adalah alumnus Ilmu Pemerintahan Fisipol UGM Yogyakarta 1985 itu meneruskan pendidikan S2 Department of Developmen Administration University of Brimingham, Inggris tahun 1989-1991. Studi S3 diselesaikannya di Department of Asian Studien, Flinders University of South Australia tahun 1992-1996.

M. Nasir, PhD

M. Nasir, PhD

M. Nasir, Rektor Undip Semarang

Muhammad Nasir diangkat sebagai Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi kepada Muhammad Nasir. Pada 29 September lalu terpilih sebagai Rektor Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, untuk periode 2014-2018. Rencananya, Nasir baru akan dilantik pada 18 Desember 2014. Namun, suratan nasib berkata lain. M. Nasir harus melepaskan jabatan Rektor-nya untuk jabatan Menteri.

Sebelum terpilih sebagai rektor, Nasir adalah Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip untuk periode 2010-2014. Dia juga pernah menjabat Pembantu Rektor II di kampus yang sama.

Nasir menyelesaikan pendidikan S1-nya di Undip. Gelar magister diraihnya dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Gelar PhD dia kantongi dari University of Science Malaysia. Pria kelahiran Ngawi, Jawa Timur, 27 Juni 1960 itu dikenal memiliki jaringan luas. Dia juga dikenal dekat dengan mantan presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan masih memiliki hubungan kekerabatan dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar. Suara Nasir di Ormas Islam tak bisa diabaikan, khususnya di kalangan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Jawa Tengah.

anies

Anies Baswedan, PhD

Anies Baswedan, Rektor Paramadina Jakarta

Anies Baswedan didaulat sebagai Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah. Pria kelahiran Kuningan, Jawa Barat, 7 Mei 1969 itu merupakan Rektor Universitas Paramadina Jakarta dan saat terpilih pada tahun 2007, ia merupakan rektor berusia termuda di Indonesia. Anies Baswedan berasal dari keluarga akademisi. Ayahnya, Rasyid Baswedan pernah menjabat Wakil Rektor Universitas Islam Indonesia. Ibunya, Aliyah adalah Guru Besar Universitas Negeri Yogyakarta.

Pada tahun 2010, Anies mendirikan Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar. Gerakan ini mengirimkan anak-anak muda terbaik bangsa (Pengajar Muda) untuk mengajar di Sekolah Dasar (SD) di daerah terpencil. Program ini ditujukan untuk mengisi kekurangan guru berkualitas dan menjadi wahana kepemimpinan anak-anak muda terbaik agar memiliki kompetensi global dan pemahaman akar rumput.

Anies selama ini dikenal sebagai akademisi dan tidak menjadi anggota parpol. Namun selama masa pilpres, Anies aktif sebagai juru bicara tim kampanye Jokowi-JK dan setelah kemenangan Jokowi, ia menjadi anggota Tim Transisi yang dibentuk Jokowi.

Anies adalah alumnus Fakultas Ekonomi UGM, Yogyakarta ( 1995 ), University of Maryland, School of Public Policy, College Park, Amerika (studi S2, lulus 1998 ), dan Northern Illinois University, Department of Political Science, DeKalb, Illinois, Amerika (Studi S3, lulus 2005).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL