Geneva, LiputanIslam.com–Menlu Inggris, Jeremy Hunt, memperingatkan kepada Iran agar berhati-hati atas pembalasan dari AS jika kepentingan Negeri Paman Sam itu diganggu oleh Republik Islam.

“Saya katakan ini kepada Iran: Jangan meremehkan pembalasan dari pihak AS,” kata Hunt kepada wartawan di sela acara World Health Assembly di Geneva. Pernyataan itu ia sampaikan sebagai komentar dari adu mulut antara Menlu Iran, Mohammad Javad Zarif, dan Presiden AS Donald Trump baru-baru ini.

Menlu Zarif membandingkan Trump dengan penguasa jahat masa lalu seperti Jenghis Khan dan Alexander the Great. Ia mengatakan, orang-orang Iran “telah berdiri tegak selama ribuan tahun [meski diserang oleh penguasa-penguasa itu]…”

Pernyataan itu muncul segera setelah Donald Trump memperingatkan Iran lewat salah satu tweet-nya bahwa Republik Islam itu “akan resmi berakhir” jika “ingin berperang [dengan AS]”.

Sementara itu, kantor berita Sun melaporkan bahwa Pasukan Khusus Inggris telah dikirim ke Timur Tengah secara rahasia untuk membantu pasukan AS. (ra/presstv)

Baca: Misi Anti-Iran, Inggris Diam-diam Kirim Pasukan ke Teluk Persia

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*