Sumber: kompas.com

Papua, LiputanIslam.com— Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pembangunan infrastruktur pada periode pertama pemerintahannya masih belum merata ke seluruh wilayah Indonesia. Infrastruktur masih timpang antara wilayah barat dan timur.

Jokowi mengaku telah berkeliling ke pedalaman dan menemukan adanya ketimpangan, khususnya di wilayah Indonesia timur. Untuk itu, dia berjanji akan mempercepat pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut.

“Khususnya di wilayah Indonesia bagian timur. Dari situlah dilihat ada ketimpangan infrastruktur antara wilayah bagian barat, tengah dan timur yang belum tersentuh oleh pembangunan,” kata Jokowi, Papua, Senin (28/10).

Baca: Menhub: Masih Banyak Pembangunan Infrastruktur Belum Digarap

Dia menyampaikan, pembangunan infrastruktur harus dipercepat dan merata di seluruh wilayah Indonesia. Karena kalau tidak, Indonesia akan sulit menjadi sebuah negara yang besar.

“Yang ini kalau kita biarkan akan menyulitkan kita untuk bersatu sebagai sebuah bangsa besar. Karena itu saya selalu mendorong pembangunan infrastruktur khusunya di wilayah Indonesia bagian timur,” ujarnya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan, salah satu yang menjadi prioritas pemerintah adalah pembangunan infrastruktur transportasi. Hal ini dilakukan untuk membangun konektivitas di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.

“Pemerintah ingin melakukan percepatan berbagai pembangunan infrastruktur, termasuk infrastruktur transportasi untuk meningkatkan konektivitas,” ucapnya. (sh/tempo/liputan6)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*