Sumber: Sindonews

Jakarta, LiputanIslam.com — Indonesia terpilih kembali sebagai anggota Dewan HAM PBB periode 2020-2022 setelah mengantungi 174 suara dalam pemungutan yang dilaksanakan di Markas Besar PBB New York, Kamis waktu setempat (17/10). Kabar tersebut diumumkan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melalui akun Twitter pribadinya, @Menlu_RI.

“Pagi hari ini waktu New York, Indonesia dapat memenangi kompetisi dan ditetapkan sebagai anggota Dewan HAM PBB. Ini adalah amanah dan bukti kepercayaan masyarakat internasional kepada Indonesia,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam sesi nonton bareng pemungutan suara pencalonan Dewan HAM PBB di Kemlu, Jakarta, Kamis malam.

Indonesia memenangi kompetisi dengan suara terbanyak, bersama tiga negara Asia Pasifik lainnya yakni Jepang dengan 165 suara, Korea Selatan dengan 165 suara, serta Kepulauan Marshall dengan 123 suara.

Dewan HAM PBB terdiri dari 47 negara anggota melalui pemilihan langsung dan rahasia pada Majelis Umum PBB dengan distribusi geografis mencakup kawasan Afrika 13 kursi, Asia Pasifik 13 kursi, Amerika Latin dan Karibia 8 kursi, Eropa Barat dan negara lainnya 7 kursi, serta Eropa Timur 6 kursi.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Raih Dua Penghargaan di Belgia

Kepercayaan masyarakat internasional terhadap Indonesia ini merupakan pengakuan terhadap kredibilitas Indonesia dalam upaya pemajuan dan perlindungan HAM di berbagai tingkatan.

Sementara, Duta Besar RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya turut mengumumkan kabar ini. Indonesia mampu melampui Korea Selatan dan Jepang dalam pemungutan suara di Sidang Majelis Umum PBB ke-74 di New York.

“Keanggotaan Indonesia efektif akan dimulai pada 1 Januari 2020. Ini akan menjadi keanggotaan Indonesia kelima kalinya di Dewan HAM PBB setelah tahun 2006-2007, 2007-2010, 2011-2014, dan 2015-2017,” kata Tantowi melalui keterangan tertulis, pada Jumat, 18 Oktober 2019. (Ay/Antara/Tempo)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*