Sumber: merdeka.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengatakan Indonesia pada hari ini melepas ekspor komoditas perikanan ke 43 negara dengan volume ekspor mencapai 20.151 ton.

Edhy menyebutkan, nilai ekspor perikanan tersebut mencapai 137,6 juta dolar AS atau setara dengan Rp 1,79 triliun.

Baca: Ekspor Produk Perikanan Sulsel Naik 600 Persen

“Hasil perikanan tersebut berasal dari 238 unit pengolahan ikan (UPI) sejumlah 1.004 unit kontainer,” kata Edhy di Jakarta, Sabtu (23/11).

Dia menuturkan, komoditas perikanan yang diekspor adalah rumput laut, tuna, tongkol, cakalang, rajungan, cumi, ikan terbang, surimi , kerang , kepiting, bawal, sidat, bekicot, paha kodok , kakap, kerapu, nila dan udang.

Dia menyampaikan, untuk meningkatkan kinerja ekspor di sektor perikanan, pemerintah harus mendukung para pelaku usaha sebagai ujung tombak perekonomian negara. Salah satunya adalah dengan melakukan penyederhanaan dan percepatan proses perizinan usaha.

“Tugas saya bagaimana melakukan upaya agar hal-hal yang buntu tidak terjadi,” ucapnya.

Menurut dia, sektor perikanan berkontribusi besar terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional. Pada 2014, kontribusi PDB Perikanan dan PDB Nasional tercata sebesar 2,32 persen dan naik pada 2018 menjadi 2,60 persen.

Pada kuartal III 2019, nilai PDB Perikanan mencapai Rp 62,24 triliun atau naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 58,58 triliun. Peningkatan PDB Perikanan ini menunjukkan adanya peningkatan produksi perikanan Indonesia. (sh/tempo/liputan6)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*