PM Imran Khan. Sumber: AFP

Islamabad,LiputanIslam.com—Sampai saat ini, tidak ada hubungan diplomatik formal antara Pakistan-Israel. Sejak dahulu, Pakistan konsisten bersama orang-orang Palestina dan meminta agar tanah tersebut menjadi tempat mereka. Meski begitu, sejak Imran Khan menduduki kursi Perdana Menteri, banyak spekulasi yang menyebut Islamabad akan mengakui negara Yahudi.

Menurut pantauan Middle East Eye, PM Imran Khan telah mengabaikan spekulasi yang berkembang tentang pergeseran hubungan diplomatik dengan Israel. Ketika ditanya saat sedang akan menghadiri Sidang Umum PBB beberapa hari lalu, Khan menegaskan kepada publik bahwa sikap Islamabad terkait isu ini masih tidak berubah sejak Pakistan pertama kali berdiri.

“Pakistan memiliki sikap yang tegas. Pemimpin pertama Pakistan, Quaid-i-Azam Muhammad Ali Jinnah dulu sangat jelas mengatakan bahwa Pakistan hanya akan mengakui Israel jika tanah kependudukan itu dijadikan rumah orang-orang Palestina,” ucap Khan.

Isu hubungan diplomatik Pakistan dan Israel ditenggarai oleh Kamran Khan, kepala Dunya Media Grup, sekaligus orang yang mengawali muncul perdebatan ini di Twitter.

“Mengapa kita tidak bisa memperdebatkan secara terbuka terkait isu membuka saluran komunikasi langsung dengan Israel,” ucapnya mempertanyakan.

Baca: PM India Ganti Nama Pakistan Menjadi “Teroristan”

Spekulasi tentang pergeseran sikap Pakistan terkait Israel dimulai dari sebuah laporan pada Oktober 2018, dua bulan sesudah Khan menduduki kursi perdana menteri. Pada saat itu, sebuah jet israel yang membawa Perdana Menteri Netanyahu, dikabarkan telah mendarat di Ibu Kota Pakistan dan sempat menetap selama 10 jam. (fd/Sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*