Gaza, LiputanIslam.com— Ketua staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Gadi Eisenkot, memberikan penghargaan kepada tentara di Divisi Gaza dengan “sertifikat apresiasi”.

Penghargaan ini diberikan karena kontribusi mereka atas “keamanan Israel” dengan menekan dan membunuh demonstran Palestina di Gaza sejak Maret tahun ini.

Sejak 30 Maret lalu, jumlah demonstran Gaza yang terluka mencapai 22.000, sedangkan yang tewas mencapai 198 orang. Sementara tentara Divisi Gaza Israel hanya mengalami satu kematian tunggal.

Pada Rabu (10/10/18) kemarin, juru bicara IDF mengeluarkan penyataan bahwa “Divisi Gaza mengalami berbagai macam ancaman,… tetapi mereka memperlihatkan keyakinan, kreativitas dan kebijaksanaan. Mereka bekerja siang malam untuk membela penduduk [Israel] di selatan.”

Dalam acara penyerahan penghargaan yang digelar di kantor Divisi Gaza di Re’im, Eisenkot mengatakan kepada para peserta acara: “Selama 6 bulan terakhir, Anda telah mengurusi serangan-serangan teror, upaya untuk melanggar kedaulatan kita dan berbagai aktivitas teror dengan kedok aksi demo yang melibatkan perempuan, anak-anak, dan orang dewasa.”

Menurut Eisenkot, divisi ini telah “bertindak bertanggungjawab dan secara profesional dalam sebuah realitas yang kompleks” dan layak menerima “pengakuan internasional” atas upaya mereka.

Tentara Israel diketahui menggunakan senjata berat untuk menyerang kerumunan massa demonstran Palestina yang tak bersenjata. Korban yang tewas di tangan tentara IDF adalah termasuk jurnalis, petugas medis, dan anak-anak. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*